SURABAYA, PilarNusantara.net – Keluarga besar Labschool Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar momentum silaturahmi Halal Bihalal (HBH) pada Selasa, 14 April 2026, bertempat di Graha UNESA. Mengangkat tema “Dengan Semangat Saling Memaafkan, Bersama Kita Mewujudkan Labschool UNESA sebagai Sekolah yang Adaptif dan Berdaya Saing Global”, acara ini menjadi pijakan strategis untuk memperkuat visi pendidikan di era transformasi digital.
Acara dibuka dengan khidmat lewat penampilan karawitan siswa SMA Labschool UNESA 1, yang menyuguhkan harmoni tradisi di tengah semangat modernitas. Hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. (Cak Hasan); Ketua Yayasan Dharma Wanita UNESA, Dra. Endah Purnomowati Nurhasan, M.Pd.; jajaran Wakil Rektor periode 2023–2027; serta Direktur Lembaga Labschool UNESA, Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd.
Apresiasi dan Inovasi Program Kesejahteraan
Dalam arahannya, Rektor UNESA, Prof. Dr. Nurhasan, memberikan kado istimewa bagi keluarga besar Unesa dengan meluncurkan Penta Klub UNESA. Selain itu, ia mengumumkan kebijakan strategis berupa program beasiswa dan kuliah gratis bagi putra-putri guru, tenaga kependidikan (tendik), dan dosen di lingkungan UNESA.
”Kebijakan ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan nyata universitas terhadap dedikasi para pendidik. Kami ingin memastikan keberlanjutan pendidikan yang berkualitas, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi keluarga besar tenaga pendidik kami,” ujar Cak Hasan yang disambut antusiasme tinggi dari para peserta.

Sinergi sebagai Fondasi Internasionalisasi
Direktur Labschool UNESA, Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd., menekankan bahwa adaptivitas sekolah sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi internal. Sebagai pakar pendidikan inklusif, ia melihat momentum HBH sebagai sarana melebur sekat komunikasi.
“Era saat ini adalah era kolaborasi, bukan kompetisi internal. Kita harus menguatkan sinergitas antar-guru dan tendik agar pelayanan kepada siswa semakin optimal. Target kita jelas: mendorong anak didik berprestasi di kancah internasional, baik melalui studi lanjut ke luar negeri maupun kompetisi global,” tegas Prof. Sujarwanto.
Penyatuan Visi dan Penguatan Karakter
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor II Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, Sumber Daya, dan Usaha, Prof. Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd., memaknai Halal Bihalal sebagai instrumen penyatuan energi organisasi.
“Lembaga akan melesat maju jika semua komponen menyatu dalam satu visi. Halal Bihalal menjadi sarana rekonsiliasi untuk menyiapkan langkah menuju cita-cita besar. Penguatan Labschool ke depan akan fokus pada internasionalisasi dan penguatan bahasa asing tanpa meninggalkan nilai sosial-kemanusiaan,” jelasnya.
Komitmen Tenaga Pendidik
Dari sudut pandang praktisi, Hendro Subiantoro, guru SMA Labschool UNESA 1, menyatakan kesiapan para pendidik untuk bertransformasi. Menurutnya, dukungan dari yayasan dan universitas menjadi suplemen penting bagi guru dalam meningkatkan kompetensi di era global.
Sebagai informasi, saat ini Labschool UNESA menaungi 9 unit sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Melalui kegiatan ini, Labschool UNESA menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang inovatif dan unggul, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Acara ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud syukur, serta pembagian door prize yang menambah kehangatan suasana kebersamaan.









