Penuhi Rekomendasi KPK-LKPP, Pemkot Teken Kontrak Konsolidasi Pengadaan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penuhi Rekomendasi KPK-LKPP, Pemkot Teken Kontrak Konsolidasi Pengadaan

Penuhi Rekomendasi KPK-LKPP, Pemkot Teken Kontrak Konsolidasi Pengadaan

PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Pemerintah Kota Probolinggo menggelar kegiatan Sosialisasi Implementasi sekaligus Penandatanganan Kontrak Konsolidasi Pengadaan Kertas HVS Tahun Anggaran 2026–2027, Kamis (23/4) siang. Kegiatan ini berlangsung di ruang Puri Manggala Bhakti kantor wali kota setempat.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Probolinggo Ari Puspita menyampaikan, konsolidasi pengadaan ini bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam mewujudkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas proses pengadaan.

Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi, diantaranya Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya, serta peraturan dan keputusan terkait dari LKPP dan Pemerintah Kota Probolinggo.

Dalam kesempatan itu, Ari menyebut, penandatanganan kontrak konsolidasi pengadaan kertas hvs tahun ini dilakukan dengan sejumlah penyedia yang menjadi pemenang konsolidasi, yakni CV Sumber Baru Stationary, CV Prabulingga, UD Royal, CV Dinar Sukses Bersama, PT Mutiara Mitra Sarana, CV Aura Estetika, CV Hara Anja, CV Siswa Cemerlang, dan CV Rangga Sejahtera.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 763/SBA Pos Joshiro Laksanakan Kegiatan Pembuatan Sumur Bor Bersama Babinsa kodim 1807 Sorong Selatan Papua Barat

Dari hasil identifikasi kebutuhan melalui Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), total pagu pengadaan kertas HVS mencapai Rp 1.059.102.000. Melalui konsolidasi ini, terdapat potensi efisiensi sekitar 18,69 persen atau penyesuaian volume kebutuhan.

“Konsolidasi ini dilakukan untuk efektivitas, efisiensi, dan transparansi. Ini juga merupakan arahan dari KPK dan LKPP yang perlu diterapkan di pemerintah daerah,” tambahnya.

Proses konsolidasi telah dimulai sejak awal tahun, melalui tahapan pengumuman, pendaftaran, evaluasi, hingga negosiasi dengan penyedia. Di mana dari 18 penyedia awal, disepakati 10 penyedia setelah melalui tiga kali proses negosiasi.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin, dalam sambutannya menyatakan sistem kontrak payung konsolidasi ini tidak hanya mendorong penghematan anggaran, tetapi juga mempermudah proses realisasi belanja pemerintah.

Baca Juga :  Gelar Donor Darah Rutin, Sinergi BPJS Watch Surabaya dan Pertiwi Nusantara Bersatu Sukses Jaring Ratusan Pendonor

“Selain efisiensi hingga hampir 20 persen, sistem ini juga meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan mempercepat realisasi anggaran, terutama untuk barang habis pakai,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, ke depan konsolidasi tidak hanya diterapkan pada pengadaan kertas, tetapi juga berpotensi diperluas ke alat tulis kantor (ATK), obat-obatan, hingga jasa lainnya.

Menurutnya, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran daerah, termasuk menekan belanja pegawai agar sesuai dengan target pemerintah pusat. “Melalui sistem ini, kita berharap tercipta pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel,” kata Aminuddin.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kontrak secara simbolis antara pemerintah daerah dan perwakilan penyedia, serta diharapkan menjadi pilot project bagi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkot Probolinggo ke depan.

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB