Berbeda Keyakinan, Satu Doa untuk Indonesia: FKUB Kota Probolinggo Rawat Harmoni Kebangsaan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berbeda Keyakinan, Satu Doa untuk Indonesia: FKUB Kota Probolinggo Rawat Harmoni Kebangsaan

Berbeda Keyakinan, Satu Doa untuk Indonesia: FKUB Kota Probolinggo Rawat Harmoni Kebangsaan

PROBOLINGGO, PilarNusantara.net — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Probolinggo menyelenggarakan Do’a Bersama Lintas Agama dalam rangka mensyukuri HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (21/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Halaman Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Karmel Probolinggo tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan lintas agama, merawat kebinekaan, serta meneguhkan komitmen bersama menjaga Kota Probolinggo tetap aman, damai, dan harmonis.

Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Forkompinda, Kepala Kementerian Agama, OPD terkait, jajaran pengurus FKUB Kota Probolinggo, unsur tokoh dan pemuka agama, dan pimpinan organisasi keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Probolinggo yang diwakili Kabag Kesra Samsul Arif menyampaikan apresiasi kepada FKUB Kota Probolinggo yang telah menggagas kegiatan Do’a Bersama Lintas Agama. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi merupakan ruang spiritual sekaligus kebangsaan untuk memperkuat persaudaraan.

“Kita boleh berbeda dalam keyakinan, tetapi kita memiliki cita-cita kebangsaan yang sama. Kita sama-sama menginginkan Indonesia yang aman, damai, adil, maju, dan sejahtera,” ujar Samsul.

Sementara itu Ketua FKUB Kota Probolinggo Dr. H. Ahmad Hudri, ST., MAP. dalam sambutan sekaligus orasinya juga menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal sosial yang sangat penting bagi pembangunan.

Baca Juga :  Tren Vape Mengkhawatirkan, BNNP Aceh Ingatkan Mahasiswa Bahaya Etomidate

“Keberagaman agama, keyakinan, suku, budaya, dan latar belakang harus ditempatkan sebagai kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, membantu, dan bekerja sama. Jika ini terwujud maka secara otomatis juga akan mendukung proses pembangunan yang inklusif dan berkeadilan”, tegasnya.

Do’a bersama dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan pemuka agama. Masing-masing secara bergiliran menyampaikan doa sesuai dengan agama dan keyakinannya, dalam suasana penuh penghormatan dan persaudaraan.

Doa bersama tersebut ditujukan antara lain bagi keselamatan bangsa dan negara, para pahlawan dan pendahulu bangsa, para pemimpin Indonesia, serta masyarakat Kota Probolinggo.

Momentum tersebut juga menjadi refleksi bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pendahulu bangsa yang harus dijaga bersama.

“Memperingati kemerdekaan tidak cukup hanya dengan upacara dan perayaan, tetapi juga harus diwujudkan dengan rasa syukur, menjaga persatuan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya nyata bagi masyarakat dan bangsa,” tegas Hudri.

FKUB Kota Probolinggo terus didorong untuk menjadi ruang dialog dan jembatan komunikasi antarpemuka agama. Melalui komunikasi yang intensif, potensi kesalahpahaman di tengah masyarakat dapat dicegah sejak dini.

Pemerintah Kota juga Probolinggo menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan FKUB, tokoh agama, organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun ekosistem kerukunan yang kokoh dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 763/SBA Bagikan Sargas Kepada Warga Binaan

Dalam konteks tersebut, Do’a Bersama Lintas Agama diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi penguat komitmen bersama bahwa kerukunan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Generasi Muda Harus Menjadi Penjaga Kebinekaan

Dalam kesempatan ini Hudri juga mengajak tokoh agama Kota Probolinggo untuk senantiasa membina dan mendampingi generasi muda dan anak-anak dengan memberikan edukasi agar merawat kebinekaan. Edukasi bagi henerasi muda diharapkan agar cerdas dalam menggunakan media sosial, terbuka dalam pergaulan, kuat dalam karakter, dan memiliki semangat gotong royong.

Kemajuan teknologi, menurutnya, harus dimanfaatkan sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menyebarkan pesan-pesan positif, bukan menjadi ruang untuk menyebarkan kebencian, provokasi, hoaks, maupun informasi yang dapat memecah persatuan.

“Probolinggo adalah rumah bersama. Indonesia adalah rumah besar kita. Persatuan adalah kekuatan yang harus kita jaga bersama,” pesan Hudri.

Semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut sejalan dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika, bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih damai, maju, dan sejahtera.

Penulis : AR

Editor : AR

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB