Panen Raya Pisang Cavendish, Dokter Amin Dorong Urban Farming Jadi Ikon Kota Probolinggo

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Panen Raya Pisang Cavendish, Dokter Amin Dorong Urban Farming Jadi Ikon Kota Probolinggo

Panen Raya Pisang Cavendish, Dokter Amin Dorong Urban Farming Jadi Ikon Kota Probolinggo

PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Wali Kota Probolinggo Aminuddin melakukan panen raya pisang cavendish di RT 7 RW 3 Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, Rabu (13/5). Lahan seluas 2500 meter yang ditanami sekitar 280 pohon pisang ini dikelola oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Yayasan Panti Asuhan Al Umah. Saking produktifnya, pisang yang kini jadi ikon baru wilayah paling selatan Kota Probolinggo ini sudah dua kali panen.

Dengan begitu antusias wali kota yang karib disapa Dokter Amin ini memanen salah satu pohon berbuah lebat. Sesaat setelah memanen, bersama Pj Sekda Rey Suwigtyo serta sejumlah pejabat Pemkot Probolinggo dan perwakilan LAZ Persada, ia meninjau ke dalam kebun yang disewa oleh pengelola dari warga setempat dengan sistem bagi hasil ini.

Kemudian rombongan bergeser ke panti yang berlokasi di LKSA Al Umah 1 Perumahan Wonoasih Permai. Pisang cavendish yang kini menjadi varietas unggulan produktivitas lahan di wilayah Kecamatan Wonoasih ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat dan lembaga sosial dalam pengembangan sektor pertanian perkotaan (urban farming).

Baca Juga :  Polres Probolinggo Gelar Upacara Penghargaan Personel Berprestasi dan Pemenang Lomba Satkamling 2026

Wali Kota Dokter Amin mengatakan, Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen menjadikan pisang cavendish ini sebagai salah satu komoditas unggulan daerah selain padi dan jagung. “Kita akan menerapkan pisang cavendish menjadi komoditas utama di samping padi dan jagung. Kebutuhan pisang ini sangat banyak karena menjadi buah konsumsi harian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, produktivitas lahan pisang cavendish cukup menjanjikan. Dalam kurun waktu satu hingga dua minggu, hasil panen dapat mencapai tonase yang besar. “Dalam satu bulan bisa mencapai sekitar 3 ton. Potensi ini sebenarnya luar biasa, hanya saja masyarakat belum banyak mengetahui dan belum sadar terhadap peluang besarnya. Yang penting perawatannya tepat dan tidak terkena genangan air,” tambahnya.

Panen Raya Pisang Cavendish, Dokter Amin Dorong Urban Farming Jadi Ikon Kota Probolinggo
Panen Raya Pisang Cavendish, Dokter Amin Dorong Urban Farming Jadi Ikon Kota Probolinggo

Menurut Dokter Amin, kerja sama dengan LKSA Al-Umah melalui progam ketahanan pangannya, menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian urban farming berbasis masyarakat. “Kerja sama dengan Al-Umah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah untuk pengembangan cavendish di Kota Probolinggo. Ke depan kami juga akan membagikan bibit kepada masyarakat. Nantinya ada pembinaan dari Al-Umah bersama DKPPP, termasuk pemanfaatan dari pohon pisang yang sudah dipotong agar tidak terbuang sia-sia,” jelas wali kota.

Baca Juga :  Dua Pelaku Pembunuhan Manusia Silver di Probolinggo Ditangkap di Kediri, Satu Buron

Sementara itu, Ketua Yayasan Panti Asuhan Al Umah, Ustaz Sanip menyampaikan bahwa saat ini yayasan memiliki lahan seluas 4 hektar dengan masa panen yang berlangsung hampir setiap dua minggu sekali. “Alhamdulillah saat ini kami memiliki sekitar 4 hektar lahan dan hampir setiap dua minggu sekali bisa panen pisang cavendish. Kami siap menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Probolinggo untuk membudidayakan cavendish dan menjadikannya ikon Kota Probolinggo,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, tantangan yang dihadapi saat ini masih berada pada proses pengemasan dan distribusi hasil panen. Menurutnya, proses pengemasan masih dilakukan di luar kota dan distribusi produk sebagian besar masih dipasarkan ke Surabaya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap pengembangan urban farming dapat terus diperluas dan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi lokal.

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB