Pangdam XV/Pattimura Terjun Langsung Bantu Korban Erupsi Gunung Dukono

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XV/Pattimura Terjun Langsung Bantu Korban Erupsi Gunung Dukono

Pangdam XV/Pattimura Terjun Langsung Bantu Korban Erupsi Gunung Dukono

HALMAHERA UTARA, PilarNusantara.net — Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bergerak cepat terjun langsung membantu proses evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Api Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (9/5/2026).

Kehadiran Pangdam di lokasi bencana menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mendukung efektivitas proses evakuasi di tengah situasi darurat akibat aktivitas vulkanik Gunung Dukono.

Didampingi Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Pangdam tiba di lokasi dan disambut langsung oleh Bupati Halmahera Utara bersama jajaran Forkopimda. Selanjutnya, Pangdam langsung menuju Pos Pemantauan guna memperoleh gambaran terkini terkait proses pencarian dan penyelamatan para pendaki yang terjebak akibat erupsi.

Berdasarkan laporan Dandim 1508/Tobelo, saat erupsi terjadi terdapat 20 pendaki berada di kawasan gunung. Hingga saat ini, tim gabungan berhasil mengevakuasi 18 orang, terdiri dari 17 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, dua warga negara asing (WNA) masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Dialog Publik "Pancasila Menjaga Arah Indonesia", Muh Rayhan Menuai Sorotan Positif Publik

Suasana duka menyelimuti kunjungan Pangdam saat melihat langsung jenazah salah satu korban di RSUD Tobelo, yakni seorang perempuan berusia 29 tahun yang merupakan pegawai Pertamina Ternate. Kehadiran Pangdam bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga korban dan seluruh petugas yang berjibaku di lapangan.

Dalam keterangannya, Pangdam menegaskan bahwa keselamatan jiwa manusia harus menjadi prioritas utama. Ia juga menyayangkan masih adanya aktivitas pendakian meskipun status Gunung Dukono telah berada pada Level II (Waspada).

“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh pihak bekerja maksimal dalam misi kemanusiaan ini. Saya juga ingin menekankan bahwa ketika gunung sudah menunjukkan tanda-tanda bahaya dan statusnya meningkat, maka tidak ada alasan lagi untuk melakukan pendakian. Ke depan, koordinasi antara petugas pemantau, perangkat desa, dan masyarakat harus lebih diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegas Pangdam.

Baca Juga :  Penuhi Rekomendasi KPK-LKPP, Pemkot Teken Kontrak Konsolidasi Pengadaan

Pangdam XV/Pattimura turut memberikan apresiasi kepada tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan masyarakat yang terus berjuang menyisir jalur evakuasi sepanjang kurang lebih 11,2 kilometer dengan kondisi medan yang berat dan berisiko tinggi.

Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar tetap mengutamakan faktor keselamatan selama melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak erupsi, Pangdam XV/Pattimura turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga sekitar guna membantu meringankan beban masyarakat akibat bencana tersebut.

Sinergi yang ditunjukkan dalam operasi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kerja sama antara Kodam XV/Pattimura, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Polda Maluku Utara, Basarnas, serta seluruh unsur terkait yang selalu hadir di tengah kesulitan rakyat.

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB