Pemkab dan Pemkot Probolinggo Perkuat Kolaborasi Replikasi Inovasi Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab dan Pemkot Probolinggo Perkuat Kolaborasi Replikasi Inovasi Daerah

Pemkab dan Pemkot Probolinggo Perkuat Kolaborasi Replikasi Inovasi Daerah

PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo memperkuat sinergi pengembangan inovasi daerah melalui penandatanganan addendum perjanjian kerja sama tentang replikasi inovasi daerah di ruang Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Rabu (13/5/2026).

Addendum perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo Rey Suwigtyo.

Kegiatan itu turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur, Inspektur Imron Rosyadi, Kepala BPPKAD Kristiana Ruliani, Kabag Pemerintahan Moh. Syarifuddin, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Hermanto serta sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Sementara dari Pemkot Probolinggo hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Budiono Wirawan, Kabag Pemerintahan Rachma Nurcahyarini, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Suciati Ningsih serta perwakilan OPD terkait lainnya.

Pemkab dan Pemkot Probolinggo Perkuat Kolaborasi Replikasi Inovasi Daerah
Pemkab dan Pemkot Probolinggo Perkuat Kolaborasi Replikasi Inovasi Daerah

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan inovasi daerah menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Saat ini hampir seluruh pemerintah daerah berlomba menghadirkan inovasi untuk mempermudah pelayanan masyarakat dengan prosedur yang lebih cepat, mudah dan efisien.

“Inovasi daerah ini sebenarnya sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Hampir semua daerah melakukan kerja sama inovasi karena tujuannya sama, yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan prosedur yang lebih cepat dan mudah,” katanya.

Baca Juga :  Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Sekda Ugas menjelaskan setiap daerah memiliki keunggulan dan inovasi berbeda yang dapat dijadikan contoh bersama. Karena itu, pemerintah daerah tidak perlu merasa gengsi untuk belajar dari keberhasilan daerah lain.

“Praktik baik yang terbukti berhasil seharusnya direplikasi demi mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Kita tidak perlu gengsi. Daerah yang terlihat biasa saja ternyata mampu melahirkan inovasi luar biasa. Sesuatu yang baik dan berhasil memang perlu kita tiru demi kemajuan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sekda Ugas, hubungan antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Probolinggo selama ini sebenarnya sangat dekat karena memiliki keterkaitan dalam berbagai sektor pembangunan.

Namun demikian, ia mengakui komunikasi formal dan silaturahmi antar Aparatur Sipil Negara (ASN) kedua daerah masih perlu diperkuat agar sinergi pembangunan berjalan lebih optimal.

“Dengan hadirnya rombongan Pemerintah Kota Probolinggo ini, kami merasa hubungan silaturahmi semakin erat. Kabupaten dan kota ini sebenarnya tidak bisa dipisahkan karena memiliki keterkaitan dalam banyak hal,” tegasnya.

Sekda Ugas berharap kerja sama replikasi inovasi daerah tersebut mampu memperkuat sinergi pembangunan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten maupun Kota Probolinggo.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Semoga kerja sama dan silaturahmi yang telah terbangun dapat terus diperkuat,” tambahnya.

Baca Juga :  Upaya Turunkan Angka Stunting, Wali Kota Resmikan SIGAP PRO di Grand Final Duta Genre

Sementara Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo Rey Suwigtyo menilai kerja sama antar daerah menjadi langkah strategis dalam memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Menurut Pj Sekda Rey Suwigtyo, keberhasilan pembangunan daerah tidak selalu ditentukan oleh luas wilayah atau kemegahan fasilitas, tetapi lebih pada kemampuan menghadirkan inovasi dan membangun kolaborasi.

“Kadang-kadang kota kecil justru mampu menjadi daerah yang inovatif. Karena itu, kerja sama inovasi dengan Kabupaten Probolinggo sangat penting untuk saling mendukung peningkatan nilai inovasi daerah,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam berbagi inovasi dan pengalaman tata kelola pemerintahan. Semakin banyak inovasi yang direplikasi dan dikembangkan bersama, maka kualitas pelayanan publik serta nilai inovasi daerah juga akan semakin meningkat. “Semakin banyak inovasi yang kita adopsi bersama, maka nilai daerah juga akan semakin tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” terangnya.

Selain membahas inovasi daerah, Pj Sekda Rey Suwigtyo turut menyinggung sejumlah tantangan pembangunan yang dihadapi Pemerintah Kota Probolinggo, mulai dari keterbatasan wilayah, pengelolaan pelabuhan hingga optimalisasi sumber pendapatan daerah.

“Kami terus mencari pola-pola baru yang lebih efektif dan menguntungkan daerah. Potensi yang ada harus dimaksimalkan untuk meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB