Penilaian Kelurahan Berseri 2026 Rampung, Bakal Tunjuk Satu Kelurahan Ikuti Lomba di Tingkat Jatim

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Penilaian Lomba Kelurahan Berseri tingkat Kota Probolinggo tahun 2026 resmi berakhir. Selama tiga hari, mulai 13-15 April 2026 tim penilai yang langsung dipimpin Ketua Tim Penggerak PKK Dokter Evariani rampung meninjau lokasi di lima kelurahan.

Kelurahan Sumber Taman menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi tim penilai dalam rangkaian kegiatan tersebut, sekaligus menutup proses evaluasi lapangan terhadap kelurahan-kelurahan terbaik.

Ketua Tim Penggerak PKK menegaskan bahwa lomba ini tidak sekadar ajang kompetisi, melainkan instrumen pembinaan yang dirancang untuk mendorong kemajuan dan inovasi di tingkat kelurahan.

“Intinya, saya sebagai Ketua TP PKK ingin seluruh 29 kelurahan bisa maju bersama. Salah satu cara mendorong itu adalah melalui kompetisi yang memiliki ukuran jelas, mulai dari aspek pemerintahan, administrasi, layanan publik, kewilayahan, hingga partisipasi masyarakat dan inovasi unggulan,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pembukaan Job Fair, Rabu (15/4).

Ia menambahkan, tanpa adanya kompetisi, kelurahan akan kehilangan ruang apresiasi atas berbagai kinerja yang telah dilakukan. Karena itu, pihaknya kini tengah mendorong penyusunan dashboard kelurahan sebagai instrumen pemantauan program secara terintegrasi di tingkat kota.

Baca Juga :  Meriahkan HUT ke 81 Kemerdekaan RI, MTs Negeri Kota Probolinggo Kirim Dua Tim di Ajang Lomba Gerak Jalan

“Ketika tidak ada perlombaan, ruang apresiasi itu menjadi terbatas. Maka kami siapkan dashboard kelurahan, sehingga setiap program bisa terpantau. Dari situ dilakukan seleksi di tingkat kecamatan, lalu lima besar kita verifikasi langsung melalui survei lapangan,” jelasnya.

Menurut Dokter Evariani, proses penilaian ini juga menjadi tantangan bagi para pembina dan perangkat daerah untuk lebih aktif turun langsung ke lapangan. Ia menekankan bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari unit terkecil, yakni kelurahan.

“Dengan administrasi yang tertib, batas wilayah yang jelas, program kerja yang terarah, serta keterlibatan masyarakat secara aktif, maka akan lahir inovasi-inovasi mandiri. Keberhasilan kelurahan pada akhirnya menjadi cerminan keberhasilan pemerintah kota,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa seluruh tahapan penjurian dilakukan secara serius, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Penjurian ini bukan main-main. Saya mengajak seluruh tim pengawas, perangkat daerah, dan penilai untuk bekerja sesuai prosedur dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, gerakan dari kelurahan ini akan menjadi kekuatan nyata untuk mewujudkan Probolinggo Kota Bersolek,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Lingkungan, Polres Probolinggo Tanam 1.000 Pohon di Maron

Dari hasil survei lapangan terhadap lima kelurahan terbaik, masing-masing menunjukkan potensi dan keunggulan yang berbeda, sekaligus menyisakan sejumlah catatan yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan.

 

Penilaian Kelurahan Berseri 2026 Rampung, Bakal Tunjuk Satu Kelurahan Ikuti Lomba di Tingkat Jatim

Hal ini diharapkan dapat semakin memacu seluruh kelurahan di Kota Probolinggo untuk terus berbenah, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Lima kelurahan yang masuk dalam penilaian adalah Kelurahan Kebonsari Kulon, Sukabumi, Pilang, Kedopok dan Sumber Taman. Jumat (17/4) siang, tim penilai yang dikoordinatori Bagian Pemerintahan Setda Kota Probolinggo pun telah melakukan sidang pleno penilaian kelurahan tersebut. Rencananya, satu pemenang akan mewakili lomba ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB