Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Gelar Malam Renungan dan Napak Tilas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Gelar Malam Renungan dan Napak Tilas

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Gelar Malam Renungan dan Napak Tilas

​PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Probolinggo menggelar Malam Renungan dan Napak Tilas memperingati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli (Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli 1996). Kegiatan yang berlangsung khidmat pada 26–27 Juli 2026 malam tersebut menjadi momentum refleksi sejarah perjuangan demokrasi sekaligus peneguhan semangat seluruh kader.

​Acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus DPC, PAC, Pengurus Ranting, kader senior, hingga tokoh masyarakat setempat ini diawali dengan doa bersama dan penyalaan lilin perjuangan. Prosesi ini menjadi simbol penghormatan atas pengorbanan para pejuang demokrasi dalam mempertahankan kedaulatan serta martabat partai pada peristiwa bersejarah 27 Juli 1996 silam.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy Wahyu Prakoso, dalam arahannya menegaskan bahwa Peristiwa Kudatuli merupakan bagian tak terpisahkan dari rekam jejak perjuangan PDI Perjuangan dalam menegakkan demokrasi di Indonesia. Memori dan rekam jejak keberanian tersebut harus terus dirawat oleh setiap generasi kader.

Baca Juga :  Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan
Tommy Wahyu Prakoso Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo
Tommy Wahyu Prakoso Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo

​”Peristiwa Kudatuli bukan sekadar kenangan kelam masa lalu, melainkan fondasi keberanian dan martabat perjuangan PDI Perjuangan. Nilai-nilai ketahanan, soliditas, dan loyalitas yang dicontohkan para senior pada 27 Juli 1996 harus menjadi benteng moral bagi seluruh kader di Kota Probolinggo untuk terus konsisten membela kepentingan rakyat kecil,” tegas Tommy dalam orasinya.

​Selain malam renungan, agenda utama yang menjadi sorotan adalah Napak Tilas Sejarah Perjuangan Partai yang dibawakan langsung oleh para senior PDI PROMEG ’96 sebagai pelaku sejarah peristiwa “Sabtu Kelabu” di Kota Probolinggo.

​Sejumlah narasumber senior turut membagikan pengalaman historis mereka, di antaranya: H. Sulaiman (Mantan Bendahara DPC dan Mantan Ketua DPRD Kota Probolinggo), ​Syafiuddin AR (Mantan Korcam PDI Kecamatan Mayangan dan Mantan Anggota DPRD Kota Probolinggo), Aspari AR (Mantan Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kanigaran dan Koordinator Komunitas Juang Laskar Banteng CAKRALINGGA), Titin Andriani, S.H. (Mantan Pengurus DPC PDI Perjuangan dan Mantan Anggota DPRD Kota Probolinggo), Murniati L. Rahayu (Mantan Pengurus DPC PDI Perjuangan dan Mantan Anggota DPRD Kota Probolinggo), Serta sejumlah tokoh pejuang PDI PROMEG ’96 Kota Probolinggo lainnya.

Baca Juga :  Aliansi Madura Indonesia Datangi Kantor DPD PAN, Soroti Dugaan Pemotongan Anggaran Reses dan Desak Audit

​Melalui momentum peringatan 30 tahun Kudatuli dan napak tilas sejarah ini, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo berkomitmen untuk segera mempercepat penyusunan program kerja nyata yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

​Langkah konsolidasi ini sekaligus mempertegas posisi PDI Perjuangan di Kota Probolinggo sebagai partai yang inklusif, nasionalis-religius, serta terbuka bagi pergerakan kader perempuan dan generasi muda (Gen-Z).

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB