PROBOLINGGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Probolinggo secara resmi menyambut kehadiran kader-kader muda melalui acara “Orientasi Komunitas Juang” yang digelar pada Minggu, 10 Mei 2026. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi para peserta yang baru bergabung untuk menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai tanda resmi keanggotaan mereka di partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Turut hadir dalam acara tersebut Bendahara DPC, Sahri Trigiantoro, dan beberapa Wakabid seperti Heri Sutanto, Bambang Hartono dan Muhammad Ilman.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Tommy Wahyu Prakoso, memimpin langsung sesi orientasi dengan memberikan pemaparan mendalam mengenai sejarah dan ideologi partai. Dalam arahannya, Tommy menekankan pentingnya bagi kader muda untuk memahami akar perjuangan partai yang lahir dari semangat perlawanan terhadap ketidakadilan.
”PDI Perjuangan adalah partai yang memiliki sejarah panjang dan berdarah-darah dalam memperjuangkan kedaulatan rakyat. Nama ‘Perjuangan’ itu sendiri merupakan pengingat akan peristiwa masa lalu, termasuk peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996, di mana para pejuang partai teguh berdiri membela Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujar Tommy di hadapan para peserta. Ia juga mengingatkan bahwa partai ini merupakan penerus dari nilai-nilai marhaenisme yang didirikan oleh Proklamator Bung Karno.
Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta orientasi yang berasal dari berbagai latar belakang. Beberapa peserta turut memberikan kesan dan pesan serta mengajukan pertanyaan kritis mengenai langkah partai ke depan:
- Akhmad Zainul Indrianto: Sebagai pendatang baru di dunia politik, Zainul menyatakan ketertarikannya bergabung karena melihat PDI Perjuangan sebagai partai yang solid dan melayani masyarakat. “Saya ingin menambah wawasan dan berharap mendapatkan bimbingan dari para senior tentang cara berpolitik yang baik dan benar-benar melayani masyarakat. Semoga PDI Perjuangan semakin jaya,” ungkapnya.
- Linda Febiola: Dalam sesi tanya jawab, Linda menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menanyakan dukungan partai terhadap kegiatan kemasyarakatan. Ia berharap partai tidak hanya fokus pada hobi atau seni, tetapi juga aktif memfasilitasi kegiatan sosial seperti santunan anak yatim atau khitanan massal bagi warga yang membutuhkan.
- Bayu Dwi K: Senada dengan Linda, Bayu menanyakan bagaimana mekanisme partai dalam memberikan dukungan nyata bagi kegiatan-kegiatan di lingkungan masyarakat, terutama terkait pembiayaan dan logistik agar program sosial dapat berjalan secara berkelanjutan di tingkat lokal.

Melalui orientasi ini, Komunitas Juang PDI Perjuangan Kota Probolinggo diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, memperkuat solidaritas, dan menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di Kota Probolinggo.
Acara ditutup dengan prosesi penyerahan KTA secara simbolis kepada para peserta, menandai dimulainya pengabdian mereka sebagai kader muda yang siap bergerak dalam satu barisan.









