SURABAYA, pilarnusantara.net – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Ketua Umum Pertiwi Nusantara Bersatu, Hj. Sri Setyo Pertiwi, menyampaikan pesan damai dan ajakan untuk merefleksikan diri. Momentum pergantian tahun hijriah ini diharapkan menjadi titik balik untuk memperkuat tali persaudaraan, persatuan bangsa, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Dari Surabaya, perempuan yang akrab disapa Ning Tiwi ini menyampaikan bahwa esensi dari hijrah bukan sekadar perpindahan waktu atau tempat, melainkan sebuah komitmen kolektif untuk beranjak menuju keadaan yang lebih baik, baik secara spiritual maupun sosial.
”1 Muharram adalah momen yang tepat bagi kita semua untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah). Mari kita tinggalkan egoisme dan hal-hal negatif di masa lalu, lalu berhijrah menuju pribadi yang lebih peduli, adaptif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Hj. Sri Setyo Pertiwi, dalam keterangan resminya, Minggu (14/6/2026).
Sebagai pimpinan organisasi Pertiwi Nusantara Bersatu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusifitas dan kerukunan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Menurutnya, tantangan zaman yang semakin kompleks hanya bisa dihadapi jika seluruh elemen masyarakat bersatu padu.
”Pertiwi Nusantara Bersatu akan terus berkomitmen berada di garda terdepan dalam merawat kebhinekaan dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Saya mengajak seluruh pengurus, anggota, dan masyarakat luas untuk menjadikan spirit Muharram ini sebagai bahan bakar untuk menebar kebaikan tanpa batas,” tambahnya.
Mengakhiri pesannya, Pengusaha sekaligus tokoh organisasi ini mengucapkan selamat menyambut tahun baru Islam kepada seluruh umat Muslim, khususnya para pembaca setia pilarnusantara.net.
”Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, kesehatan, dan kesejahteraan bagi kita semua serta bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini,” pungkas Hj. Sri Setyo Pertiwi.









