PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Ibarat pepatah “kalau sudah jodoh memang tak ke mana”, takdir M Suhri tampaknya memang belum bisa lepas dari kursi kepemimpinan Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (F Wamipro). Pria tersebut kembali “dipaksa” pasrah menerima amanah menahkodai F Wamipro untuk periode 2026–2031 setelah terpilih secara aklamasi untuk ketiga kalinya.
Momen unik dan mengocok perut ini terjadi dalam Kongres F Wamipro 2026 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 serta aksi bakti sosial di Kota Probolinggo, Sabtu (25/7/2026).
Proses pemilihan ketua kali ini terbilang sangat kilat dan “tanpa perlawanan”. Panitia kongres sejatinya sudah memberikan ruang demokrasi dengan membuka pendaftaran calon ketua secara terbuka. Namun, durasi pendaftaran hanya dibuka selama 5 menit! Celakanya, hingga menit terakhir sebelum pendaftaran ditutup, ruang panitia tetap sunyi senyap tanpa ada satu pun anggota yang berani maju menantang sang petahana.
Melihat stan pendaftaran yang “sepi peminat”, Ketua Panitia Kongres, Mamad Abdullah, tak mau buang-buang waktu. Tanpa perdebatan alot apalagi aksi banting kursi, ia langsung menggetok palu sidang dan meresmikan M Suhri sebagai Ketua F Wamipro untuk tiga periode berturut-turut.
”Sebelum sidang dimulai, kami buka pendaftaran calon ketua selama lima menit. Karena tidak ada yang mendaftar, ya berdasarkan kesepakatan peserta kongres, langsung kita putuskan secara aklamasi,” seloroh Mamad Abdullah diselingi tawa peserta.
Mamad berharap, kepemimpinan M Suhri yang sudah sangat teruji dan “tanpa lawan” ini mampu membawa F Wamipro semakin inovatif, solid, serta terus menjadi benteng terdepan dalam meredam gempuran berita hoaks di masyarakat.
Sementara itu, M Suhri yang kembali dipatok di kursi ketua hanya bisa tersenyum pasrah dan mengurut dada. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan “tanpa syarat” yang kembali dibebankan para anggotanya.
”Terima kasih kepada seluruh anggota yang masih mempercayai saya memimpin organisasi ini untuk ketiga kalinya. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya agar F Wamipro semakin maju, solid, dan memberi manfaat nyata,” ungkap M Suhri.
Tak hanya soal pemilihan ketua yang berlangsung super kilat, pelaksanaan HPN 2026 F Wamipro ini juga terbilang unik karena digelar pada bulan Juli, jauh menyeberang dari tanggal resminya di bulan Februari. Menanggapi hal tersebut, M Suhri meresponsnya dengan santai.
”Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Yang terpenting, HPN menjadi pengingat bagi kami para jurnalis untuk terus menjaga profesionalisme dan menyajikan informasi yang benar bagi publik,” tambahnya.
Usai prosesi penetapan ketua yang berjalan serba kilat, acara dilanjutkan dengan aksi sosial berupa penyerahan santunan kepada puluhan kaum duafa bekerja sama dengan BAZNAS Kota Probolinggo, lalu disambung dengan seremoni Peringatan HPN 2026 bersama jajaran pejabat daerah.
Turut hadir dalam perhelatan tersebut Kepala Diskominfo Kota Probolinggo Dr. Lucia Aries Yulianti, Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifudin, Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah, Sekcam Mayangan, Ketua Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kota Probolinggo M. Hisbullah Huda, Organisasi Trabas Roni.



Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Kota Probolinggo Dr. Lucia Aries Yulianti memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, rekor M Suhri yang terpilih hingga tiga periode menjadi bukti betapa besarnya kepercayaan anggota terhadap gaya kepemimpinannya. Ia juga berpesan agar insan pers terus memegang teguh kode etik jurnalistik dan perlindungan data pribadi di tengah derasnya arus disinformasi digital.
Dukungan senada turut mengalir dari jajaran Pemkab Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, serta para ketua organisasi pers dan komunitas media yang hadir, yang meyakini F Wamipro di bawah kepemimpinan M Suhri akan semakin solid dan berdampak positif bagi Probolinggo Raya.









