Resmi Dilantik, DPC GAPEMBI Kota Probolinggo Perkuat Ekosistem Makan Bergizi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GAPEMBI Kota Probolinggo Dilantik, Buka 2.000 Lapangan Kerja Lewat Dapur MBG

GAPEMBI Kota Probolinggo Dilantik, Buka 2.000 Lapangan Kerja Lewat Dapur MBG

PROBOLINGGO, pilarnusantara.net – Komitmen untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat di Kota Probolinggo. Hal tersebut ditandai dengan pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) Kota Probolinggo periode 2026–2031 yang mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan Ekosistem Makan Bergizi yang Berkualitas, Mandiri, dan Berkelanjutan,” pada Jumat (31/7/2026).

​Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Probolinggo, para Kepala OPD, camat, lurah, jajaran Badan Gizi Nasional (BGN), pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tokoh masyarakat, serta para mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis.

​Ketua DPC GAPEMBI Kota Probolinggo, Nur Fathur, menyampaikan bahwa keberadaan GAPEMBI merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis nasional yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto melalui Program Makan Bergizi Gratis.

​Ketua DPC GAPEMBI Kota Probolinggo, Nur Fathur, menyampaikan bahwa keberadaan GAPEMBI merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis nasional
​Ketua DPC GAPEMBI Kota Probolinggo, Nur Fathur, menyampaikan bahwa keberadaan GAPEMBI merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program strategis nasional

​Menurut Nur Fathur, para mitra SPPG yang tergabung dalam GAPEMBI telah menginvestasikan modal yang tidak sedikit untuk membangun dapur-dapur MBG beserta sarana pendukungnya demi menyukseskan program pemerintah.

​“Melalui Program Makan Bergizi Gratis ini, kami tidak hanya membantu pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan. Saat ini terdapat sekitar 40 dapur SPPG di Kota Probolinggo. Jika satu dapur mempekerjakan sekitar 50 orang, maka sedikitnya 2.000 tenaga kerja telah terserap,” ujar Nur Fathur.

 

​Ia menambahkan, dampak positif ekonomi dari program ini juga dirasakan secara langsung oleh sektor basis seperti petani, peternak, pedagang, hingga pelaku UMKM lokal yang menjadi pemasok utama kebutuhan dapur MBG.

Baca Juga :  Masa Kerja Baru 1,5 Tahun, Tokoh Pemuda Aceh Tegaskan Nasri Djalal Penting untuk Stabilitas Migas Bumi Serambi Mekah

​Sebagai mitra strategis BGN, GAPEMBI Kota Probolinggo berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan kepada seluruh mitra SPPG melalui pembinaan, dialog, serta peningkatan standar kualitas makanan bergizi. GAPEMBI juga mengajak seluruh mitra untuk tetap mendukung kebijakan pemerintah secara konstruktif dan menghindari langkah-langkah yang bersifat konfrontatif.

​Sementara itu, Ketua DPW GAPEMBI Jawa Timur, H. Makhrus Sholeh, mengapresiasi perkembangan Kota Probolinggo yang dinilai mampu mencatat pertumbuhan ekonomi cukup tinggi dibanding rata-rata nasional.

​Ia berpesan kepada seluruh pengurus DPC GAPEMBI Kota Probolinggo agar memperkuat struktur organisasi, menyusun program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang, serta memastikan seluruh program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota maupun masyarakat luas.

​Selain itu, Makhrus juga mengingatkan pentingnya menerapkan nilai-nilai filosofi Jawa dalam berorganisasi. Yakni dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat, bekerja dengan rendah hati, dan menjaga integritas dalam setiap langkah organisasi.

​Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu strategi nasional utama untuk mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

​Ia menjelaskan, salah satu tantangan besar yang masih dihadapi Indonesia adalah tingginya angka stunting, rendahnya kualitas gizi, serta perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, pelaksanaan program MBG harus benar-benar dijalankan sesuai standar yang ketat.

​“Makanan bergizi harus memenuhi standar gizi yang baik, sekitar 750 kalori, lengkap dengan sumber protein, sayur, buah, dan bila perlu susu. Jangan sampai kualitas makanan diabaikan karena dampaknya akan terlihat langsung pada indikator stunting dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tegas dr. Aminuddin.

 

Baca Juga :  Penataan PKL Kota Probolinggo: Ormas MADAS Minta Kebijakan Perda Berjalan Humanis

​Wali Kota juga mengingatkan seluruh pengelola dapur MBG agar menjaga kualitas, keamanan, dan kehalalan makanan sehingga tidak terjadi kasus keracunan pangan.

​Selain itu, ia mendorong seluruh kebutuhan bahan baku dapur MBG dipenuhi dari pelaku usaha lokal melalui Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh kelurahan Kota Probolinggo. Langkah tersebut diyakini mampu memperkuat perputaran ekonomi daerah.

​“Jika seluruh transaksi Program MBG berputar di Kota Probolinggo, potensi perputaran uang bisa mencapai sekitar Rp3 triliun. Ini akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelanya.

 

​Menutup sambutannya, Aminuddin mengajak seluruh pengurus GAPEMBI bekerja secara profesional, menjaga kualitas layanan, serta bersama-sama menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB