PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Dawis (Dasa Wisma) Bougenville RT 02 RW 04 Kelurahan Kebonsari Kulon sukses menggelar Lomba Kreasi Nasi Goreng.
Kegiatan tahunan yang berlangsung meriah tersebut digelar pada Minggu (9/8/2026), bertempat di halaman rumah Ibu Muslihatin, Jalan KH. Abdul Hamid No. 34, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Acara yang digelar sebagai wujud syukur dan semangat gotong royong ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting kelurahan, di antaranya Lurah Kebonsari Kulon Ahmad Isnaini H., S.Kom., M.A.P., serta Ketua TP-PKK Kelurahan Kebonsari Kulon Lusi Dwi Cahyani. Turut hadir pula Ketua RW 04 Fathur Roman, Ketua Dawis Bougenville Emy Sulistyowati, Tim Pokja 3 Kader PKK Kelurahan Kebonsari Kulon, Mama Rossa selaku Owner Warung Chef, serta seluruh warga RT 02 RW 04 yang antusias mengikuti rangkaian acara.
Semarak Lomba dan Penjurian Ketat
Kegiatan dimulai dengan sesi plating atau penataan kreasi nasi goreng yang diikuti oleh para peserta. Masing-masing peserta diberikan waktu selama 10 menit untuk menyajikan nasi goreng dengan tampilan semenarik mungkin.
Penjurian dilakukan oleh dua juri handal, yaitu Ketua TP-PKK Kelurahan Kebonsari Kulon Lusi Dwi Cahyani dan Owner Warung Chef Mama Rossa yang berlokasi di Jalan Supriyadi, Kota Probolinggo. Kedua juri terlihat sangat teliti dalam menilai setiap hidangan.
Terdapat dua kriteria utama dalam penilaian, yaitu aspek plating (tampilan) dan rasa, serta nilai tambah dari keunikan kreasi masing-masing peserta. Proses penjurian berlangsung selama kurang lebih 25 menit.
Rangkaian Seremonial dan Sambutan Hangat
Setelah sesi penjurian, acara dilanjutkan dengan rangkaian seremonial yang khidmat. Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lagu Mars PKK. Doa dipimpin langsung oleh Ketua RT 02 RW 04, Bapak Abdurokhman yang akrab disapa Bapak Oman.
Dalam sambutannya, Lurah Kebonsari Kulon Ahmad Isnaini menyampaikan apresiasinya atas kreativitas warga.
”Nasi goreng adalah makanan simpel yang sering menjadi andalan saat sarapan pagi, apalagi jika dimasak oleh istri tercinta, pasti beda rasanya,” ujarnya dengan gaya santai yang mengundang tawa para hadirin.

Sementara itu, Ketua RW 04 Fathur Roman menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
”Ini adalah momen untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan di lingkungan kita,” tuturnya.
Ibu Supiani Raih Juara 1 dan Favorit
Dari hasil penilaian yang dilakukan, juri Lusi Dwi Cahyani menyampaikan bahwa kekompakan menjadi salah satu kunci dalam lomba ini.
”Rata-rata rasa nasi goreng sudah enak dan kompak, namun beberapa ada yang memiliki cita rasa lebih istimewa,” jelasnya.
Sementara itu, Mama Rossa memberikan catatan terkait garnish atau hiasan makanan yang masih kurang lengkap pada beberapa peserta.
”Garnish tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga diharapkan bisa ikut dinikmati,” tambahnya.
Setelah melalui proses seleksi yang ketat, juara 1 berhasil diraih oleh Ibu Supiani dengan kreasi “Nasi Goreng Asli Kebonsari Kulon”. Selain menjadi juara pertama, Ibu Supiani juga dinobatkan sebagai juara favorit berkat keunikan kostumnya yang berbahan daur ulang dari daun pisang, daun mangga, serta dihiasi dengan cabai merah.
Atas kreativitasnya tersebut, Lurah Kebonsari Kulon Ahmad Isnaini memberikan tambahan hadiah uang secara spontan dari kantong pribadinya.
Guyub Rukun Jadi Kunci Utama
Selaku Ketua Dawis Bougenville, Emy Sulistyowati menyampaikan bahwa semua peserta mendapatkan hadiah tanpa terkecuali.
”Namun yang terpenting adalah guyub dan rukun. Faktor kebersamaan inilah yang menjadi utama dalam kegiatan lomba ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua RT 02 RW 04 Bapak Oman menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Dawis Bougenville yang telah berpartisipasi.
”Semoga tahun depan acara ini bisa lebih meriah lagi dengan hadiah yang lebih besar,” harapnya.
Sebagai penutup, Lusi Dwi Cahyani memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas suksesnya acara.
”Terus dikembangkan lagi dengan lomba-lomba lainnya yang inovatif. Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi PKK lainnya,” pesannya.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan undangan sebagai kenang-kenangan penuh kebersamaan.









