Sidak Elpiji 3Kg di Beberapa Titik di Kota Anyar Probolinggo, Camat: Pangkalan Harus Menjual Sesuai HET

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gelar Sidak Elpiji 3Kg di Kota Anyar Probolinggo, Tim: Pangkalan Harus Jual Sesuai HET

Gelar Sidak Elpiji 3Kg di Kota Anyar Probolinggo, Tim: Pangkalan Harus Jual Sesuai HET

PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan melambungnya harga gas Elpiji subsidi 3 kilogram, tim gabungan dari unsur Pemerintah Kecamatan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah pangkalan pada Jum’at (17/04). Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi gas melon tepat sasaran dan mematuhi aturan Harga Eceran Tertinggi (HET).

​Dalam sidak tersebut, tim menemukan adanya dinamika distribusi di tingkat pangkalan, mulai dari sistem pendataan menggunakan KTP hingga isu operasional pengiriman pada jam malam yang sempat memicu kecurigaan warga.

Temuan Lapangan dan Teguran

Camat Kota Anyar Hari Pribadi menyatakan bahwa pemantauan ini merupakan tindak lanjut atas banyaknya aduan masyarakat (Dumas) yang merasa kesulitan mendapatkan Elpiji 3 kg. Meski di tingkat pangkalan harga diklaim masih sesuai HET yakni Rp18.000, laporan di tingkat konsumen menunjukkan harga seringkali menembus angka Rp25.000 atau lebih.

​”Kami melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) karena ada laporan masyarakat bahwa Elpiji seolah-olah tidak ada. Kami menekankan agar pangkalan tidak menyalahi aturan yang ditetapkan pemerintah pusat maupun Bupati,” tegas Hari di lapangan, Jum’at, 17/4/2026.

Baca Juga :  Kapal Motor Gracias Terbakar di Pelabuhan Mayangan Probolinggo Saat Perbaikan, Petugas Damkar Bergerak Cepat

​Untuk saat ini, pihak otoritas masih memberikan sanksi berupa teguran lisan. Namun, jika pangkalan kedapatan terus melanggar aturan distribusi, tim mengancam akan melaporkan hal tersebut ke pihak yang lebih berwenang untuk tindakan tegas.

Aturan Penjualan Ketat

Dalam diskusi dengan pemilik pangkalan, tim sidak menekankan beberapa poin krusial untuk mencegah praktik spekulasi:

  1. Larangan Operasional Jam Malam: Pangkalan dilarang melakukan bongkar muat atau penjualan pada malam hari untuk menjaga transparansi dan menghindari kecurigaan warga.
  2. Prioritas Konsumen Akhir: Pangkalan diminta mendahulukan masyarakat umum (konsumen akhir) dibandingkan pengecer, guna memastikan ketersediaan bagi rumah tangga yang membutuhkan.
  3. Verifikasi KTP: Pembelian wajib menyertakan KTP asli yang sesuai dengan orang yang datang. Hal ini untuk meminimalisir praktik “titip KTP” oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
  4. Display Produk: Pangkalan diwajibkan memajang stok Elpiji di area depan (display) toko agar masyarakat dapat mengetahui ketersediaan barang secara langsung.
Baca Juga :  Polsek Tongas Bersama BPBD Probolinggo Salurkan Tangki Air Bersih untuk Dua Dusun di Sumber Kramat

Gelar Sidak Elpiji 3Kg di Kota Anyar Probolinggo, Tim: Pangkalan Harus Jual Sesuai HET

Klarifikasi Pihak Pangkalan

Di sisi lain, salah satu pengelola pangkalan menjelaskan tantangan yang dihadapi, termasuk adanya pengurangan jatah dari agen yang biasanya mencapai 100 tabung kini berkurang menjadi sekitar 50-60 tabung per kiriman. Kondisi ini menyebabkan stok seringkali habis hanya dalam waktu satu jam setelah barang datang.

​Terkait harga, pengelola pangkalan menjamin bahwa penjualan dari pihaknya tetap konsisten di angka Rp18.000. “Bisa dicek di nota pelanggan, kami tetap menjual sesuai aturan. Kami juga menggunakan status WhatsApp untuk menginformasikan kedatangan barang agar transparan bagi pelanggan di sekitar sini,” ungkap pengelola tersebut.

Harapan Kedepan

Melalui sidak ini, Pemerintah berharap kebutuhan masyarakat akan gas subsidi dapat tercukupi tanpa harus terbebani oleh harga yang melampaui batas kewajaran. Masyarakat juga diimbau untuk melapor jika menemukan praktik penimbunan atau penjualan yang tidak sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB