Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Puluhan Kontingen memeriahkan gelaran pawai budaya dalam rangka memeriahkan hari jadi ke 667 Kota Probolinggo tahun 2026. Mengambil start di halaman Kantor Wali Kota gelaran tahunan tersebut dibuka dengan tampilan kesenian jaran bodak.

Hadir dalam pawai budaya tersebut, diantaranya Wali Kota Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari , jajaran forum kordinasi pimpinan daerah Kota Probolingg, Kepala organisasi perangkat daerah serta sejumlah tamu undangan.

Wali Kota Aminuddin menyampaikan, gelaran pawai budaya ini menampilkan kreativitas kearifan lokal, warisan budaya tak benda serta partisipasi dari berbagai instansi di Kota Probolinggo.

“Ribuan warga memadati sepanjang jalan protokol untuk menyaksikan puluhan kontingen yang menampilkan ragam busana adat, atribut batik khas daerah, tarian tradisional serta musik khas daerah,” kata Aminuddin.

Menurut Aminuddin, pawai budaya menjadi sarana untuk menampilkan kekayaan seni, tradisi serta kreativitas masyarakat Kota Probolinggo. Di dalamnya tercermin semangat gotong royong, keragamanmdan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah.

Baca Juga :  Dapat Dukungan Penuh Wali Kota dr. Aminuddin, Modin Kota Probolinggo Kian Semangat Berjuang

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi tuntunan yang mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya menjaga, menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa,” ujarnya.

Wali Kota Aminuddin menambahkan, hari jadi Kota Probolinggo bukan sekadar momentum seremonial, tetapi merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang kota yang telah berusia 667 tahun. Usia yang menunjukkan kedewasaan, ketangguhan dan semangat.

Kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pawai budaya menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah untuk mengenal lebih dekat potensi seni, budaya, kuliner, dan kerajinan masyarakat Kota Probolinggo.

“Selain memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap budaya daerah, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya.

Aminuddin juga memberikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan pawai budaya ini, khususnya jajaran pemerintah daerah, para sponsor, komunitas seni dan budaya serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi.

Baca Juga :  Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo Gelar Malam Renungan dan Napak Tilas

Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan membangun dan memajukan Kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. “Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan dikembangkan dengan dukungan, kepedulian serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Politisi Partai Gerindra ini berharap peringatan hari jadi ke 667 Kota Probolinggo dan pawai budaya ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan serta meneguhkan komitmen kita dalam membangun Kota Probolinggo yang semakin maju, berbudaya, religius dan sejahtera.

“Mari kita wujudkan semangat “Probolinggo Kota bersolek” bukan hanya dalam wajah kota yang semakin indah dan nyaman tetapi juga dalam kehidupan masyarakat yang semakin rukun, maju, kreatif dan berbudaya,” tuturnya.

Penulis : AR

Editor : AR

Follow WhatsApp Channel www.pilarnusantara.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional
Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP
Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo
Wali Kota Aminuddin Paparkan Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Berkelanjutan
Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS
FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:37 WIB

​Edukasi Sejarah Lewat Olahraga, Soekarno Run BWX 2026 Bakal Naik Kelas Jadi Event Internasional

Selasa, 22 September 2026 - 13:12 WIB

Penemuan Jenazah di Ladang Tebu Liprak Wetan, Polisi Lakukan Penanganan TKP

Selasa, 22 September 2026 - 12:57 WIB

Ribuan Scooterist Bergerak ke Bumi Rengganis, ASH 2026 Jadi Etalase Wisata Kabupaten Probolinggo

Sabtu, 19 September 2026 - 14:04 WIB

Bakal Dihadiri 25 Provinsi, Batam Terpilih Jadi Tuan Rumah Rakernas PJS

Sabtu, 19 September 2026 - 13:59 WIB

FKUB Kota Probolinggo Dorong Pemuda Lintas Agama Jadi “Penjaga Kerukunan” di Ruang Digital

Berita Terbaru

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Internasional

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:25 WIB