PROBOLINGGO, pilarnusantara.net – Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Probolinggo kembali menunjukkan komitmen nyata terhadap dunia pendidikan. Kali ini, KKKS menyalurkan bantuan tambahan sarana pendidikan kepada 20 siswa Sekolah Dasar (SD) dari keluarga kurang mampu di SDN Gading Wetan, Kecamatan Gading, Kamis (16/7/2026).
Bantuan yang diserahkan berupa paket perlengkapan sekolah dan uang tunai. Agenda ini merupakan bagian dari program menyeluruh KKKS Kabupaten Probolinggo yang menyasar total 60 siswa SD di tiga kecamatan, sebagai upaya nyata mendukung pemerataan akses pendidikan sekaligus memantik semangat belajar anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Pada penyaluran tahap ketiga ini, bantuan diberikan kepada masing-masing 10 siswa dari SDN Gading Wetan dan 10 siswa dari SDN Ranuwurung. Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Marisa Juwitasari Mohammad Haris, kepada perwakilan siswa dari kedua sekolah tersebut.
Sebelum menyasar Kecamatan Gading, program serupa telah sukses dilaksanakan di dua wilayah lainnya:
- Hari Pertama: Disalurkan kepada 20 siswa dari SDN Krucil I dan SDN Krucil II di Kecamatan Krucil.
- Hari Kedua: Disalurkan kepada 20 siswa dari SDN Jangkang I dan SDN Jangkang II di Kecamatan Tiris.
Wujud Kepedulian Pemerintah Daerah
Ketua Umum Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Marisa Juwitasari Mohammad Haris, menegaskan bahwa bantuan tambahan sarana pendidikan ini merupakan wujud kepedulian mendalam pemerintah daerah terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kami ingin memastikan anak-anak tetap memiliki semangat belajar dan tidak terkendala karena keterbatasan sarana pendidikan. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian agar mereka semakin termotivasi meraih cita-cita,” ujar Ning Marisa.
Ia menambahkan, pendidikan adalah investasi krusial dalam mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. Oleh karena itu, semua anak dinilai wajib mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan mengembangkan potensi diri mereka.
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap dapat mendorong pemerataan kesempatan belajar, melahirkan siswa-siswi yang berprestasi, serta menciptakan generasi muda yang berkualitas untuk masa depan Kabupaten Probolinggo,” jelasnya secara optimis.
Pesan Ning Marisa: Jangan Sampai Putus Sekolah
Di akhir arahannya, Ning Marisa menyisipkan pesan motivasi yang menyentuh bagi para siswa penerima manfaat. Beliau meminta anak-anak agar terus bersemangat menuntut ilmu dan tidak pernah menyerah meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.
“Saya berharap anak-anak jangan sampai putus sekolah. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh agar cita-cita dapat terwujud. Kelak jadilah generasi yang membanggakan orang tua, berguna bagi masyarakat, dan mampu meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.









