PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Memasuki usia ke-81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kota Probolinggo menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan seremonial. Kemerdekaan adalah amanah yang harus diisi melalui peningkatan kompetensi, profesionalisme, integritas, dan kerja nyata.
Pesan tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PJS Kota Probolinggo M. Hisbullah Huda bersama Sekretaris Ide Farid Nasution dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Mengusung semangat “Kemerdekaan adalah Amanah, Pers adalah Tanggung Jawab”, PJS mengajak seluruh insan pers, khususnya wartawan media siber, untuk memaknai kemerdekaan dengan terus meningkatkan kualitas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“81 tahun Indonesia merdeka, saatnya mengisi kemerdekaan dengan kompetensi, profesionalisme, integritas dan kerja nyata,” tegasnya.
Menurut PJS, kemerdekaan dalam dunia pers harus diwujudkan melalui kebebasan berkarya yang tetap berpijak pada etika, kompetensi, dan tanggung jawab. Wartawan tidak cukup hanya mampu menghasilkan berita, tetapi juga dituntut memiliki kapasitas dan integritas dalam menjaga marwah pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
”Merdeka dalam berkarya, kompeten dalam berjuang, berintegritas dalam menjaga pers, menjadi pesan yang ditegaskan PJS dalam momentum peringatan kemerdekaan tahun ini.” tandas Ko Huda, panggilan akrabnya.
Tak hanya itu, Ko Huda juga menegaskan bahwa PJS memiliki komitmen kuat untuk terus bergerak membangun ekosistem pers siber Indonesia yang berkualitas dan bertanggung jawab. Penguatan kompetensi wartawan dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital.
Semangat tersebut sejalan dengan hasil Munas III PJS yang menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat arah perjuangan ke depan. Munas tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial organisasi, tetapi juga sebagai titik awal untuk melangkah dalam mencetak wartawan siber yang kompeten, profesional, dan berintegritas.
“Munas III telah menjadi titik awal. Perjuangan berikutnya adalah membuktikan,” tuturnya.
PJS menilai kemerdekaan pers harus diiringi dengan tanggung jawab penuh. Kebebasan tanpa kompetensi berpotensi melahirkan informasi yang keliru, sementara kebebasan tanpa integritas dapat mencederai kepercayaan publik.
Oleh karena itu, momentum HUT ke-81 RI ini menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar PJS untuk menjadikan profesi jurnalistik sebagai bagian dari perjuangan mengisi kemerdekaan. Perjuangan saat ini bukan lagi dengan mengangkat senjata seperti para pahlawan terdahulu, melainkan melalui pena, data, fakta, keberanian, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka! PJS Rumah Kita, Salam Kompeten,” pungkas Ko Huda menutup pesan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penulis : AR
Editor : AR









