PROBOLINGGO, PilarNusantara.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Probolinggo sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) X pada Minggu (10/5). Bertempat di Kantor DPC PPP Kota Probolinggo, Jalan Slamet Riyadi, Kanigaran, acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan daya tarik khusus berupa aksi paramotor yang melayang di atas lokasi acara.
Muscab X ini menjadi agenda krusial dalam menentukan arah kepemimpinan dan strategi partai berlambang Ka’bah tersebut untuk menghadapi kontestasi politik tahun 2029 mendatang.
Regenerasi dan Harapan Kepemimpinan Baru
Ketua DPC PPP Kota Probolinggo saat ini, David Rosidy, dalam sambutannya menekankan pentingnya estafet kepemimpinan. Beliau menyatakan dukungannya terhadap munculnya wajah-wajah baru dan kader muda untuk memimpin DPC PPP ke depan.
”Saya sudah dua periode menjabat, dan insyaallah harus ada regenerasi. Estafet ini harus berjalan agar kepengurusan tetap dinamis. Harapan saya, siapa pun yang memimpin nanti bisa membawa PPP Kota Probolinggo menjadi lebih besar dan merangkul generasi milenial serta Gen Z sebagai penopang masa depan partai,” ujar David Rosidy.
Konsolidasi Strategis Menuju Kemenangan 2029
Sekretaris DPW PPP Jawa Timur, M. Zainul Arifin, yang hadir mewakili jajaran wilayah, menegaskan bahwa Muscab ini bukan sekadar rutinitas lima tahunan atau acara seremonial belaka. Ia menyebut Muscab X sebagai titik awal kebangkitan partai.
”Muscab ini adalah ajang konsolidasi untuk menentukan kemenangan di 2029. Kita tidak main-main. Saya meminta pengurus ke depan untuk segera memperkuat struktur hingga tingkat anak ranting. Ruh perjuangan partai yang berlandaskan Islam Ahlusunnah Wal Jamaah harus tetap dijaga dengan terus bersilaturahmi kepada para kiai dan ulama,” tegas Zainul Arifin dalam arahannya.
Mekanisme Formatur dan Penyusunan Pengurus
Sekretaris DPC PPP Kota Probolinggo sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Drs. Robit Riyanto, memberikan penjelasan mengenai teknis pemilihan. Beliau menyampaikan bahwa Muscab kali ini telah menghasilkan kesepakatan formatur yang terdiri dari unsur PAC dan DPC.
”Muscab hari ini telah menyepakati tim formatur yang terdiri dari perwakilan unsur PAC dan DPC. Hasil formatur ini selanjutnya akan dibawa ke DPW dan DPP untuk digodok lebih lanjut. Kami diberikan waktu sekitar satu minggu untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap sebelum nantinya ditetapkan secara definitif oleh pusat,” jelas Robit Riyanto saat diwawancarai media.



Kehadiran Tokoh dan Suasana Acara
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Habib Mahdi, dan Mantan Ketua DPC PPP Kota Probolinggo, Achmad Sholeh. Selain itu, hadir pula tim dari DPW Jatim serta seluruh jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Probolinggo, badan otonom (Banom) seperti WPP, GMPI, GPK, dan AMK.
Suasana di sekitar Kantor DPC PPP tampak semarak. Kehadiran paramotor yang bermanuver di langit Kanigaran menjadi simbol semangat “melambung tinggi” bagi seluruh kader yang hadir. Muscab ditutup dengan semangat kebersamaan untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.









